Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Pelantikan Kepala Desa di Deli Serdang Ricuh, Bupati Kabur Pakai Mobil Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 | Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-26T04:32:08Z


BUSERSIAGA68.COM, Deli Serdang
- Demo pelantikan kepala desa di Kabupaten Deliserdang berujung ricuh. Massa tak terima dengan hasil pemilihan kepala desa tahap II. 


Gejolak massa ini membuat Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan dibawa kabur menggunakan mobil Polisi, Kamis (25/6/2026). 


Pelantikan kepala desa terpiih dilaksanakan di Gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya Lubukpakam. Massa yang menolak hasil pemilihan sudah melakukan keributan di luar gedung. Massa juga meneriaki Bupati Asri Ludin Tambunan atau yang akrab disapa Aci.  


Dengan menaiki mobil double kabin hitam bertuliskan URC (Unit Reaksi Cepat) milik Polresra Deliserdang, Aci keluar dari area gedung dengan dikawal ketat personil Tekab Satreskrim. 



Ratusan personil Satpol PP dibantu polisi pun tampak siaga di lokasi. Karena kaca mobil hitam gelap, saat itu tidak ada satupun dari massa yang mengetahui kalau Bupati telah meninggalkan lokasi itu. Sementara itu mobil dinas mereka ditinggalkan di lokasi.


Dalam situasi terik matahari yang panas, masa pun menyampaikan orasi secara bergantian. Saat itu teriakan-teriakan agar Kades Terpilih Anton Sembiring yang juga merupakan Calon Petahana diminta jangan dulu dilantik. Massa merasa, Anton Sembiring bisa menang lantaran melakukan kecurangan dan dibantu oleh oknum Camat. 


"Bupati Aci dimana kau, jangan jadi penghianat. Kami minta keadilan. Jangan dulu dilantik Anton Sembiring itu," teriak massa.


Beragam kalimat mereka sampaikan dengan alat pengeras suara. Kalimat-kalimat makian pun sempat mereka lontarkan untuk Bupati Aci. Poster yang dibawa turut dibentangkan dengan lebar-lebar.


Massa sempat terlebih dahulu datang ke kantor DPRD Deliserdang. Baru sekitar pukul 11.00 WIB mereka datang ke gedung Graha yang berada di depan kantor Bupati. Saat itu acara pelantikan di dalam gedung sudah selesai. Massa baru pulang dari lokasi setelah keadaan mulai sepi. 


"Kami ingin cari keadilan, orang yang benar benar sudah melanggar aturan Pilkades itu tetap dilantik. Ditanggal 1 bulan 6 Camat dinonaktifkan, seminggu kemudian bisanya dilantik dipindahkan jadi Camat Pantai Labu," ucap Koordinator Aksi, Awal Tarigan. 


Awal menyebut mereka sangat kecewa dengan sikap Bupati Aci. Karena sakit hati makanya mereka datang.


"Harapan kami Kades itu jangan dulu dilantik. Camat itu jangan dipekerjakan dulu sebelum masalah ini selesai," katanya. (Redaksi) 

×
Berita Terbaru Update